Postingan

SISTEM PERKANDANGAN DAN PEMELIHARAAN AYAM PEDAGING

A.   SISTEM PERKANDANGAN 1.     Aspek Teknis                 : Aturan, Tata Letak 2.     Aspek Fisiologis            : Ruang gerak cukup 3.     Aspek Ekoomis             : Tenaga Kerja Efisien   Tipe Kandang 1.     Open House a.      Keunggulan ü Biaya investasi tidak terlalu mahal ü Jika mati lampu tidak ada pegaruh b.     Kelemahan ü Kepadata rendah (15 Kg/m 2 ) ü Pecemaran lingkugann tinggi 2.       Closed House a.      Keunggulan ü Efisiesi tenaga kerja ü Kepadatan tinggi (25-30 Kg/m 2 ) b.     Kelemahan ü Manajerial dan keahlian tinggi ü Investasi modal tinggi B.    SISTEM PEMELIHARAAN 1.     Pencucian peralatan 2.     Pemasangan tirai 3.     Hitung jumlah ayam 4.     Persiapan pakan 5.     Persiapan obat dan vaksin

BUDIDAYA AYAM PEDAGING

BUDIDAYA AYAM PEDAGING 1.      Ayam Buras (Bukan Ras)  -     Ayam Lokal, contoh: Ayam Cemani  -     Ayam Kampung: Ayam lokal yang belum mempunyai ciri produksi yang khas. 2.      Ayam Ras (Broiler) Ayam jantan atau betina muda, berumur: < 12 minggu (1970)                  <6 minggu  Perkembangan ayam (ras) sebagai industri di Indonesia memiliki sumbangan yang signifikan terhadap sektor peterakan di Indonesia. Tugas KelompoK Nama Kelompok: 1. Rohman Sholikhin (1017002) 2. Sandella Apriliya Kartika (1017006) 3. Nur Siti Sholikhah (1017008) 4. Septi Maya Riyanto (1017009)     Soal: Sebutkan tantangan dan strategi perunggasan pada masa sekarang!     Jawab:     Tantangan : 1. Penyakit, 2. Vaksin, 3. Pembibitan, 4. Pakan, 5. Kebersihan Kandang     Strategi :     -  Menjaga kebersihan kandang.     -  Pemberian vaksin secara berkala (minimal 2x seminggu).     -  Pemilihan bibit ayam yang unggul.     -  Pembuatan pakan sendiri, dengan me

Pengenalan Bahan dan Manajemen Pakan Ternak Ruminansia

Bahan Pakan Asal Hijauan    Pakan yang berasal dari bagian vegetative tumbuhan/tanaman dengan kadar serat kasar >18% dan mengandung energi tinggi. Jenis Bahan Pakan 1. Rumput     - Dari segi pemanfaatannya (Grazing              dan Potong).     - Dari segi pengembangannya (Budidaya        dan Alam). Rumput Berizhom: - Sesuai untuk padang penggembalaan. - Efektif menahan erosi. - Tahan terhadap api dan defoliasi tanah. - Sulit direnovasi. Rumput Berstolon: - Sesuai untuk ladang penggembalaan. - Lebih tahan defoliasi tanah. - Cepat menutup tanah. - Lebih efektif menahan erosi. 2. Legum Keistimewaan: - Mengandung nilai nutrisi yang tinggi. - Sebagai pupuk hijau. - Memiliki kemampuan memfiksasi N dari     udara. - Dapat bersimbiosis dengan jamur                    Mycoriza dengan unsur P yang tersedia. - Sebagai tanaman cover crop . Legum: - Pohon        - Perdu       - Semak Bahan Pakan Asal Limbah Pertanian dan Industri -> B

Kunjungan ke Peternakan Sapi "Wahyu Utama" Bancar, Tuban

Laporan Praktikum Pemasaran di Wahyu Utama   1. Bagaimana pemasaran ternak tersebut?       Sapi di Wahyu Utama dibudidayakan untuk dijagal dan diambil dagingnya. Selain itu juga                   dipasarkan untuk Hari Raya Idul Adha dan di rumah makan..   2. Bagaimana kriteria sapi yang siap dipasarkan?       - Gemuk dan siap potong       - Leher lebih panjang dan pantat bulat.   3. Berapa banyak sapi yang dijagal dalam sehari?        2-3 ekor sapi.   4. Berapa harga jual sapi di hari-hari biasa?       Sekitar Rp 45.000,- sampai Rp 47.000,- per Kg.   5. Berapa harga jual sapi pada saat Hari Raya Idul Adha?       - Harga sapi <400 Kg ditafsir       - Harga sapi >400 Kg @Rp 48.500,-   6. Berapa banyak sapi yang terjual dan memperoleh keuntungan berapa?       Tahun 2017 laku 252 ekor dengan keuntungan mencapai Rp 40.000.000,-   7. Selain ternak, apa yang dipasarkan oleh Wahyu Utama?       Pakan dan limbah yang diolah menjadi pupuk.

BIOSECURITY DAN PEMBIBITAN TERNAK RUMINANSIA

A. BIOSECURITY      - Biosecurity : perlindungan hidup      - 3 Penyebab: - Host(ternak itu sendiri)                             - Agent, Pathogen (bakteri, virus, jamur)                             - Environtment (lingkungan)      - Biosecurity adalah semua tindakan atau pengelolaan untuk mencegah masuk, menular dan                  menyebarnya penyakit dalam suatu area/lingkungan tertentu.      - Prinsip Biosecurity        1) Mencegah penyakit masuk ke dalam farm        2) Mencegah penyakit menular/menyebar ke dalam farm        3) Meningkatkan kekebalan hewan terhadap penyakit      - Sumber: manusia, ternak, hewan liar, alat transport, pakan, dll. B. PEMBIBITAN      1) Standar Mutu Bibit          a) Standar Umum:              - Sehat dan bebas cacat fisik              - Bebas dari cacat alat reproduksi, abnormal ambing dan infertil              - Jantan (siap sebagai pejantan dan tidak cacat kelaminnya)          b) Standar Khusus:              - Sifat Kualitati

Rangkuman Seminar Kolokium

RINGKASAN SEMINAR KOLOKIUM “Manajemen Pakan Sapi Potong Peranakan Ongole (PO) di  PT. Fortuna Megah Perkasa” Kamis, 05 April 2018 di Ruang Rapat POLTANA MAPENA Oleh: Nama : Agus Pranoto NIM : 301503003 Program Studi : Produksi Ternak              Pada dasarnya sumber pakan sapi dapat disediakan dalam bentuk hijauan (dapat berasal dari rumput alam atau lapang) dan konsentrat (campuran dari beberapa bahan pakan untuk melengkapi kekurangan gizi dari hijauan pakan ternak) yang terpenting pakan harus memenuhi kebutuhan protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin serta mineral.tujuan pemberian pakan dalam suatu usaha penggemukan sapi potong adalah untuk memperoleh pertambahan bobot badan secara maksimal yang sesuai dengan kebutuhan ternak baik dari segi kuantitatif maupun kualitasnya.              Usaha untuk meningkatan pengadaan daging sapi dapat dilakukan dalam usaha feedlot . Feedolt adalah pemeliharaan sapi di dalam kandang tertentu, tidak dipekerjakan tetapi han

Manajemen Perkandangan dan Kesehatan Hewan Ternak

Gambar
        1. Manajemen Perkandangan Ternak a.   Trilogi Peternakan -   Breeding: pembiakan yang didasarkan genetika (F= G + E). -   Feeding: penggemukan dengan pakan (60-70 % biaya produksi peternakan). -   Management b.   Pemeliharaan Ternak -   Extensif (dibiarkan di ruang terbuka). -   Semi Intensif (dibiarkan di ruang terbuka dan di kandang). -   Intensif (di dalam kandang 24 jam).   Keunggulan kandang dengan pola pemeliharaan intensif 1)   Ternak merasa nyaman. 2)    Memudahkan tatalaksana pemeliharaan 3)    Lebih efisien (feeding). c.   Kandang -   Individu: head to head (pakan di tengah/kepala berhadapan dengan kepala), tail to tail   (pakan di  pinggir/ekor berhadapan dengan ekor). -   Koloni/Komunal (Kelompok). 2.    Manajemen Kesehatan Ternak a.   Ciri-Ciri Sapi yang Sehat -    Aktif, sigap, sadar dan tanggap terhadap perubahan situasi disekitarnya. -    Kondisi tubuhnya seimbang, tidak sempoyongan/pincang, langkah kaki mantap dan